Jawa Barat, Tapak News, 9 tersangka ditetapkan Polres Indramayu dalam Operasi Jaran Lodaya 2026 setelah terbukti melakukan tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di enam kecamatan berbeda. Operasi yang digelar secara serentak sejak 29 Mei hingga 7 Juni 2026 ini merupakan langkah tegas kepolisian dalam menekan angka kriminalitas jalanan yang meresahkan warga di wilayah hukum Polres Indramayu.
Kapolres Indramayu, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, mengungkapkan bahwa kesembilan pelaku yang berhasil diringkus merupakan warga lokal dengan rentang usia 18 hingga 37 tahun. Pengungkapan kasus ini merupakan tindak lanjut dari enam laporan polisi yang masuk terkait maraknya pencurian motor di Kecamatan Terisi, Sukra, Sukagumiwang, Jatibarang, Lelea, dan Widasari.
Dalam menjalankan aksinya, para pelaku tergolong mahir dalam mengincar kendaraan yang sedang terparkir tanpa pengawasan. Mereka membobol kunci kontak sasaran dalam hitungan detik dengan menggunakan kunci palsu serta perangkat kunci letter T yang telah dimodifikasi, sehingga mempermudah proses pencurian di berbagai lokasi kejadian.
Barang bukti yang berhasil disita oleh pihak kepolisian cukup signifikan, yakni sembilan unit kendaraan bermotor, lima buah kunci kontak, dua set kunci T, serta enam buku BPKB. Selain itu, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti pendukung lainnya seperti pakaian yang digunakan tersangka saat beraksi dan rekaman CCTV yang menjadi petunjuk kunci dalam proses penyelidikan.
Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat, Kapolres menyerahkan langsung satu unit kendaraan bermotor yang telah teridentifikasi kepada pemiliknya, yakni seorang ibu rumah tangga asal Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Indramayu. Ibu tersebut sebelumnya menjadi korban curanmor dan kendaraannya berhasil ditemukan kembali oleh petugas kepolisian selama rangkaian operasi ini berlangsung.
"Hari ini kami kembalikan satu unit kendaraan hasil kejahatan kepada pemiliknya. Langkah ini adalah bentuk komitmen kami untuk tidak hanya menindak tegas pelaku, tetapi juga memberikan pelayanan terbaik serta membantu masyarakat yang menjadi korban," ujar AKBP Fajar Gemilang didampingi, Kasi Humas, AKP. Tarno, (Jum'at, 5/6/2026)
Kegiatan konferensi pers tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang dengan didampingi jajaran pejabat utama, yakni Wakapolres Kompol Tahir Muhiddin, Kasat Reskrim AKP Muchammad Arwin Bachar, serta Kasi Humas AKP Tarno. Langkah ini sekaligus menjadi pesan keras bagi para pelaku kejahatan agar tidak mencoba melakukan aksi serupa di wilayah hukum Polres Indramayu.
